Latest News

Kamis, 26 Oktober 2017

Pilih Sakit Gigi atau Sakit Hati?


Berbagi dan menginspirasi Selamat malam semuanya .... Malam ini saya kembali nulis setelah absen weekend kemarin. Sibuk puol.  Kalian pernah sakit hati, gak, sih? Pasti kebanyakan pernah, kalo yang gak pernah sih kemungkinan cuma 1% deh. Nah, kalo sakit gigi? Pernah juga, gak? Semoga banyak yang gak pernah. Kalau disuruh harus milih antara sakit hati dan sakit gigi, milih yang mana hayo? Pilihan yang sulit, kan? Mungkin banyak yang memilih sakit gigi, sakit hati, atau malah tidak memilih keduanya.  Yup, pilihan yang tepat adalah tidak memilih keduanya. Masa' iya mau sakit? Apalagi sakit hati dan gigi sama-sama sakitnya. Saya sih lebih milih sakit hati daripada gigi, kalau pas sakit gigi. Kalau pas sakit hati, lebih milih sakit gigi. Xixixi. Plin-plan, ya? Bukannya plin-plan sih, karena pilihannya ada dua, sakit hati atau sakit gigi, bukan malah gak milih semua.  Oke-oke. Aku sebenarnya mau cerita kalau malam ini sedang sakit gigi. Sebenarnya sudah dua mingguan, tapi kadang kambuh, kadang enggak. Mau dicabut kok ya takut. Bukan takut pas dicabut, tapi takut ma jarum suntiknya yang bakalan disuntikin ke gusi. Padahal dua minggu lalu, aku udah ke dokter gigi. Tanya kalo mau dicabut itu gimana, eh pas tau disuntik dulu, batal deh. Bersihin karang giginya aja, ngeri liat jarum suntik. Ternyata karang gigiku banyak juga. Gak nyangka banget kalo karang gigiku sebanyak itu. Padahal aku rajin gosok gigi lho. (Baca selengkapnya)

Ingin Bergabung?

Anda bisa bergabung bersama kami dengan mengirimkan informasi dan foto ke email ae.anisa@gmail.com dengan subjek : Kepanjen Kita. NO SARA dan bisa dipertanggungjawabkan oleh pengirim.

Ingin menjadi penulis blog? Bisa hubungi di WA : 085103414877