Latest News

CINTA
KISAH

LIFESTYLE

KULINER

PROFIL

RENUNGAN

Recent Posts

Minggu, 25 Februari 2018

Anak Cerdas, Bunda Pintar






Anisa AE - Setiap orangtua tentu ingin memiliki anak yang cerdas. Untuk mencapai kecerdasan tersebut, kita wajib mengamati setiap tumbuh kembang pada anak, terlebih di usianya yang masih dini.

Ketelitian dalam mengamati fase tumbuh kembang anak dapat menjadi cara untuk mencegah terjadinya kelainan pada anak di kemudian hari. Untuk mengamatinya, kita bisa melakukannya dengan bermain bersama Si Kecil. Beberapa aspek yang bisa kita amati di antaranya yaitu kemampuan bicaranya, berjalan, respon, emosi dan juga kemampuan motorik Si Kecil.

Nah.. Berikut ini, ada beberapa sinyal yang patut kita waspadai jika terjadi pada anak kita di setiap pertambahan usianya. Yuk kita simak, Bu!

1. Usia 6 bulan: anak tidak memberikan senyum dan berwajah dingin.
2. Usia 9 bulan: Anak tidak ada respon suara, senyuman, dan ekspresi wajah lainnya.
3. Usia 12 bulan awal: anak tidak menggumamkan suara baby talk dan tidak merespon panggilan nama.
4. Usia 12 bulan akhir: anak tidak ada respon gerakan seperti menunjuk, meraih atau melambai.
5. Usia 16 bulan: anak belum memulai untuk bisa berbicara.
6. Usia 24 bulan: anak belum bisa meniru dan belum bisa menyusun dua kata.






Jika hal itu terjadi, kita perlu periksa kembali, apakah kebutuhan nutrisi yang dapat mendukung kecerdasan dan tumbuh kembang optimal anak sudah terpenuhi. Selain itu, tak ada salahnya pula untuk kita segera memeriksakan tumbuh kembang anak pada ahli, seperti psikolog atau pada dokter di sentra tumbuh kembang anak. (Baca selengkapnya)

Jumat, 23 Februari 2018

AIA, Memberi Sebuah Jawaban




Anisa AE - Saat ini asuransi terbilang penting. Karena tidak dipungkiri apabila sejumlah hal tidak terduga seperti keselamatan jiwa dan juga kesehatan membutuhkan biaya yang kadang tidak main-main. Memberikan pendidikan yang tinggi serta terbaik untuk anak-anak kita pasti merupakan suatu keinginan atau kebanggaan yang luar biasa. Namun tentunya ada sejumlah nominal yang juga bisa dibilang tidak sedikit. Kali ini saya akan membahas tentang AIA dengan web  www.aia-financial.co.id.

Merencanakan tabungan masa depan atau berasuransi merupakan pilihan yang tepat dalam hal ini. Berjaga-jaga atau dalam pribahasa sedia payung sebelum hujan merupakan cara terbaik bukan untuk menjaga badan kita agar tidak basah kuyub?

Namun, di zaman sekarang akan banyak sekali kita temukan perusahaan asuransi yang seringkali membuat bingung serta bimbang untuk dipilih. Perusahaan asuransi manakah yang kira-kira bagus serta bisa dipercaya? Pertanyaan ini mungkin sudah sangat sering mampir ke telinga kita. Bagaimana pun juga harta atau ibaratnya berlian yang berharga memang sepatutnya ada di brangkas paling aman. Sehingga sewaktu kita membutuhkannya untuk sejumlah kebutuhan di masa depan pastinya akan sangat bermanfaat sekali.



AIA Financial adalah jawaban yang paling tepat untuk segala pertanyaan soal asuransi. Mari kita berkenalan terlebih dulu dengan AIA Financial. Apasih AIA itu? AIA sendiri merupakan salah satu perusahaan asuransi jiwa paling terkenal di Indonesia. Hal ini tentu tidak lepas karena AIA sendiri sudah berpengalaman selama hampir satu abad dan menjadi perusahaan asuransi terkemuka se-Asia Pasifik. (Baca selengkapnya)

Mengenal Rachmawati Alida Bachweres





Anisa AE - Yuhu ... jumpa lagi dengan profil blogger. Kali ini saya tidak hanya menulis soal blogger, tapi juga penulis dan seseorang yang bekerja di Kompas TV. Siapa sih?? Seorang wanita yang bernama lengkap Rachmawati Alida Bachweres, ibu dari tiga orang anak yang kini bertempat tinggal di Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Pertama kali kenal sih pas sering bewe-bewean gitu. Ternyata ibu satu ini adalah super mom. Di balik kesibukannya dalam bekerja, juga bisa membagi waktu dengan keluarganya. Bagaimana dengan me timenya? Bukankah sudah fulk kerja, belum lagi soal keluarga? Ternyata gak ribet kok, me time baginya cukup dengan membaca, menulis, dan memasak.

Baca Juga : Cerita Tentang Bidan Anita Carolina

Ibu yang dulunya bekerja di Majalah Gatra ini katanya sudah jarang sekali menulis sejak bekerja di Kompas TV. Mungkin karena sejak awal memang terjun di dunia jurnalistik, jarinya terasa gatal jika tidak menulis. Nah, itulah alasan kuatnya untuk ngeblog yang digelutinya lagi. Sebenarnya sudah ngeblog dari 2007 sih. (Baca selengkapnya)

Kamis, 22 Februari 2018

Trend Gaya Jilbab Modis dan Modern saat Lebaran




Anisa AE - Model jilbab edisi Lebaran biasanya dipengaruhi oleh trend style gaya fashion busana muslim dan jilbab pada bulan Ramadhan, bahkan dari sebelum bulan puasa para perancang busana muslim sudah membuat rancangan jilbabnya jauh-jauh hari agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Mulai dari gaya jilbab yang modis, modern, elegan, casual, simpel namun tetap anggun, dan model jilbab terbaru yang beraneka ragam selalu dihadirkan dibanyak pusat-pusat penjualan busana muslim yang merupakan hasil dari desain dan kekreatifan para pecinta fashion busana muslim.

Dengan adanya trend gaya dalam mengenakan jilbab terbaru dan beda tersebut, akan membuat para wanita muslimah menjadi lebih berinovasi lagi dalam mencoba dan memakai beragam model jilbab yang sesuai dengan kebutuhannya.

Pada saat hari Lebaran, para wanita muslimah tentu menginginkan penampilan yang berbeda dan lebih cantik serta nyaman dengan gaya busana muslimah dan jilbabnya saat bertemu dengan banyak orang, sehingga membuat para wanita muslimah semakin percaya diri. Salah satu yang dapat membuat penampilan lebih berbeda dari hari-hari biasa tersebut, dapat anda lakukan dengan cara mengubah gaya berjilbab menjadi lebih modis dan modern saat lebaran.








Referensi untuk menambah pengetahuan Anda dalam menemukan trend gaya jilbab terbaru di lebaran tahun ini, juga dapat diketahui melalui berbagai media atau melalui online shop busana muslim seperti di hijup.com yang akan selalu memberikan inspirasi gaya berbusana muslim dan berjilbab yang benar, modis serta modern saat lebaran. (Baca selengkapnya)

Rabu, 21 Februari 2018

Cerita Tentang Bidan Anita Carolina



Anita Carolina
Anita Carolina

Anisa AE - Asyiknya punya teman yang bekerja sebagai tenaga medis. Mau konsultasi dan tanya-tanya pun boleh, apalagi kepoin dia. Salah satu teman saya adalah Anita Carolina, seorang bidan yang juga blogger. Ish, keren ya?

Mbak Nita ini lulus kebidanan pada tahun 2009 dan langsung praktik menjadi bidan di klinik desa. Sampai akhirnya ke rumah sakit swasta di bagian IGD selama 4 tahun. Banyak sekali suka duka sebagai bidan di ruang emergency yang bisa dijadikan pelajaran. Mulai dari pasien yang suka komplain (seperti saya), pasien hamil di luar nikah, pasien yang mau bunuh diri, sampai pasien yang depresi karena janinnya mati sampai 4 kali.

Sukanya, tempat bekerja dulu sudah mendapat akreditasi internasional dari JCI (Joint Commision International), jadi standar pelayanannya sangat jauh berbeda dari rumah sakit lain. Pasien safety lebih diutamakan. Cobaannya, saat dapat jaga malam, harus kuat biar gak ngantuk. :D

Sebenarnya Mbak Anita pingin jadi dokter. Waktu ikut SPMB tahun 2006, pilihan pertama adalah Fakultas Kedokteran, kedua Fisika. Terakhir disarankan untuk ambil Akademi Kebidanan. Walaupun biaya mahal, orang tua tetap berjuang cari dana agar Mbak Anita bisa kuliah. Menunggu 3 tahun tidak lama, yang penting setelah itu bisa langsung bekerja. 

Kalau sudah bekerja nanti, Mbak Anita bisa lanjut kuliah dengan uang sendiri, begitu pesan orang tua. Syukurnya, selama kuliah mendapat nilai yang bagus dan menjadi mahasiswa terbaik.

Ibu dari Giovani Gilbert Gultom yang baru berumur 7 bulan ini juga merasakan bagaimana proses melahirkan yang secara teori sama dengan yang dipelajari. Walau bidan, ternyata kecemasan juga dirasakannya. Gak jauh beda dengan ibu-ibu yang lain. Mungkin karena selama ini banyak menangani pasien di IGD, jadinya ingin semua baik-baik saja dan tidak ingin terjadi pada dirinya. Sayangnya Mbak Anita kecewa dengan petugas yang ada di ruangannya. Pelayanan yang didapat sangat jajh dengan cara pelayanan yang diberikan ketika bekerja di RS lama.  (Baca selengkapnya)


Selasa, 20 Februari 2018

5 Pantai di Padang yang Wajib Dikunjungi







Padang memiliki segudang spot wisata dengan pemandangan yang sangat indah, jika Anda ingin berlibur ke suatu tempat, Anda patut mencoba ke Padang, dijamin Anda tidak akan kecewa justru Anda akan merasa senang apalagi jika Anda berkunjung dengan keluarga, dijamin pasti liburan menjadi lebih menyenangkan.

Berikut 5 spot wisata pantai yang wajib Anda kunjungi ketika berada di Padang.

1. Pantai Caroline

Pantai Caroline
Pantai Caroline terletak di sebelah Selatan Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Tepatnya berlokasi di Teluk Bungus, berbatasan langsung dengan Kabupaten Pesisir Selatan, sekitar 25 Km dari Kota Padang. Dari sekian banyak pantai yang terhampar di sepanjang Pantai Padang, Pantai Caroline masuk dalam kategori pantai dengan potensi laut yang masih terjaga dan layak menjadi lokasi tujuan wisata.

Pantai Caroline memiliki kharisma tersendiri. Pasir putih di tepi pantai Padang ini semakin lengkap dengan pepohonan hijau yang berbaris dipinggirannya. Mayoritas pepohonan tersebut adalah pohon kelapa yang landai. Jika Anda berkunjung pada saat cuaca cerah, riak ombak akan memanggil-manggil jiwa petualangan Anda untuk merasakan riuhnya air laut. Ombaknya sangat menantang untuk ditaklukkan. Tidak hanya itu saja, memancing atau sekedar bermain sepak bola bersama teman-teman Anda juga akan menjadi aktivitas menyenangkan, yang dapat Anda lakukan di Pantai Caroline.







Pantai di Sumatera Barat ini juga merupakan surga bagi Anda yang gemar surving. Pantai Caroline menyimpan panorama dan kekayaan alam bawah laut, berupa terumbu karang dan aneka ikan hias yang sangat menawan. Sehingga cocok sekali untuk sejenak untuk menyelam. Seni alam ini akan terasa lebih lengkap dengan turut menjelajahi pulau-pulau kecil di kawasan Teluk Bunguih dan Perairan Kota Padang Sumatera Barat.

Perjalanan menuju Pantai Caroline dapat Anda tempuh menggunakan mobil pribadi, taxi, mobil rental, bus ataupun angkutan umum jurusan Bungus. Penyewaan Boat dan perahu nelayan juga tersedia, bagi Anda yang ingin mengunjungi Pulau-pulau indah yang terletak di hadapannya.

Untuk masuk kawasan wisata Pantai Caroline hanya dibebankan biaya Rp.5000 per orang. Bagi pengunjung yang menggunakan mobil pribadi ataupun mobil rental, juga dikenakan biaya parkir Rp.5000. Penggunaan speedboat dari Pantai Caroline menuju Pulau Sikuai dipasok dengan tarif Rp.500.000 hingga Rp.600.000. Serta Rp.800.000 untuk ke Pulau Cibadak yang juga tidak jauh dari lokasi pantai Caroline.

2. Pantai Padang

Pantai Padang
Pantai padang sering juga disebut dengan Taplau (Tapi Lauik), Pantai Padang adalah salah satu tujuan wisata kalau ke kota Padang. Tapi kalau malam hari di sini sangat ramai oleh para muda-mudi nongkrong sambil menikmati jagung bakar atau pisang bakar. kalau pada malam minggu pada persimpang empat selalu ada atraksi mobil.

Banyak sekali hotel murah di Padang yang bisa dijadikan pilihan Anda jika ingin menginap di Padang.
(Baca selengkapnya)

Ingin Bergabung?

Anda bisa bergabung bersama kami dengan mengirimkan informasi dan foto ke email ae.anisa@gmail.com dengan subjek : Kepanjen Kita. NO SARA dan bisa dipertanggungjawabkan oleh pengirim.

Ingin menjadi penulis blog? Bisa hubungi di WA : 085103414877