Tips Menghadapi Bediding Saat Pandemi

 


Pagi ini cerah, ya? Tapi, rasanya dingin sampai tubuh menggigil. Situasi seperti ini disebut bediding, yaitu istilah untuk menyebut perubahan suhu yang mencolok khususnya di awal musim kemarau. Suhu udara menjadi sangat dingin menjelang malam hingga pagi, sementara di siang hari suhu melonjak hingga panas menyengat. Hal ini tentu saja berpengaruh pada kesehatan tubuh apalagi untuk yang tidak tahan dingin.

Cuaca dingin yang tidak seperti biasanya dapat membuat imunitas tubuh menurun dan membuat penyakit mudah menyebar. Tak khayal banyak orang terkena pilek, demam, flu, dan batuk lantaran tidak tahan dengan udara yang lebih rendah dari biasanya. Pasti sering melihat seseorang yang keluar rumah dengan pakaian tebal untuk menghangatkan diri, tak hanya itu minuman hangat pun menjadi alternatif untuk mengusir rasa dingin ini.

Apa penyebab suhu terasa sangat dingin? Di saat musim kemarau udara pada malam hari akan terasa sangat dingin karena bumi melepaskan energi panas yang diserapnya pada siang hari. Hal ini menyebabkan energi yang dilepaskan oleh bumi pada malam hari akan lepas ke atmosfer bebas, tanpa terhalang awan dan ini adalah fenomena yang terjadi setiap hari. Tak hanya melanda kota Malang, tetapi juga Jawa, dan beberapa provinsi lainnya.

Kondisi seperti ini akan membuat daya tahan tubuh kita menurun dan rentan terkena penyakit apalagi saat pandemi dengan mudahnya corona akan menginfeksi tubuh. Oleh karena itu, sangat penting untuk menghangatkan tubuh ataupun menambah daya tahan tubuh. Berikut tips menghadapi bediding di saat pandemi:

Baca juga: Tips Mengatasi Rasa Bosan Saat di Rumah

        1.      Banyak Makan

Kalau soal makan pasti semuanya suka, hal ini bisa menghangatkan tubuh lho. Banyak makan juga dapat menjaga jumlah kadar gula darah dengan baik dan akibatnya memberikan energi pada tubuh untuk tetap hangat.

        2.      Adaptasi Tubuh dengan Cuaca Dingin

Sebenarnya tubuh punya sistem sendiri untuk menyesuaikan diri, pasti banyak kita tahu ada warga di pegunungan dan di kutub yang dingin mampu bertahan hidup di sana. Nah terbukti, orang yang berada di daerah dengan suhu rendah akan terbiasa dengan udara dingin.

Baca juga: 3 Kegiatan Akhir Pekan Seru Bareng Keluarga

        3.      Minum Air Putih

Air putih, kedengarannya sederhana tetapi manfaatnya luar biasa. Bahkan, air putih sudah menjadi solusi dalam segala situasi yang dihadapi tubuh. Hal ini karena air putih sendiri bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga agar tubuh tidak merasa kedinginan. Jika terhidrasi dengan baik akan memberikan kehangatan yang lebih baik untuk tubuh. Akan lebih baik jika air yang diminum adalah air hangat, meski tidak langsung membuat suhu tubuh menjadi hangat.

Kesimpulannya, cara terbaik untuk menghadapi bediding di masa pandemi ini adalah dengan menghangatkan tubuh. Kita bisa memakai pakaian tebal dan tertutup untuk mengurangi celah masuknya udara dingin. Selain itu, memakai minyak kayu putih atau minyak telon menjadi alternatif yang bisa dilakukan untuk menjaga tubuh agar tetap hangat. Tentunya, minuman hangat apalagi dilengkapi rempah-rempah seperti jahe sangat dianjurkan. Stay safe and stay healthy! Dan jangan lupa patuhi protokol kesehatan. ^^

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tips Menghadapi Bediding Saat Pandemi"

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung ke web ini. Ditunggu kedatangannya di Kota Kepanjen.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.